Norwich Menolak Berbangga Usai Kalahkan Manchester City

Norwich Menolak Berbangga Usai Kalahkan Manchester City

Juru tak-tik Norwich City, Daniel Farke, menyatakan jika dia telah tidak terlampau berpikir kesuksesan kesebelasannya menghajar Manchester City pekan kemarin. Dia pun meminta para pemainnya tak terlampau berbangga akan kesuksesan itu.

Minggu kemarin, Norwich memang dengan cara mencengangkan sukses mendapat kemenangan vs The Cityzens di Carrow Road. Tiga goal kemenangan The Canaries dicetak oleh Kenny McLean, Todd Cantwell dan Teemu Puuki.

“Saya tidak terlampau terbawa suasana saat kami sukses memperoleh kemenangan vs Manchester City. Bisa jadi, kami memang memperoleh reaksi yang cukup berlebihan sebab belum lama menghajar kesebelasan raksasa, ” kata Daniel Farke dilansir dari laman Sky Sports.

“Kami tetap masih rendah hati. Sebab, kami mesti masih menunjukkan kemampuan kami di tiap-tiap laga. Kami memang sukses menghajar salah 1 kesebelasan paling baik sejagat. Namun, tiap-tiap kesebelasan yang jadi rival kami tentu memiliki pendekatan yang lain, ” lanjut Farke mengatakan.

Malam mendatang, Norwich bakal berupaya meneruskan tren positifnya saat melawat menuju kamp Burnley. Berdasarkan Farke, hasil dari pertandingan kontra Manchester City jadi suntikan moril yang amat artinya untuk para pemainnya menyambut pertandingan di Turf Moor.

“Kami mesti balik lagi memusatkan perhatian latihan sambil berharap dapat memperoleh hasil positif di kamp Burnley. Kemenangan vs Manchester City memang jadi sumber motivasi tambahan untuk Norwich. Namun, di mata aku, Burnley merupakan tes sulit lain yang mesti kami lalui, ” cetus Farke.

Pergi dari Manchester United, Alexis Sanchez Hadir di Kamp Inter

Pergi dari Manchester United, Alexis Sanchez Hadir di Kamp Inter

Di dalam sejumlah jam menuju depan, Inter Milan bakal meresmikan pemain Manchester United, Alexis Sanchez. Sang bintang nampak telah datang di kamp tim dari Milan ini.

Transfer Alexis Sanchez menuju Inter memang telah diprediksi beberapa pihak. Di dalam sebulan terbaru laporan kehadirannya menuju tim yang dijuluki I Nerazzuri sangatlah santer.

Nantinya, bintang dari Cile bakal dikontrak menjadi bintang loan sepanjang satu musim. Apabila penampilannya mengesankan juru tak-tik Antonio Conte, statusnya dapat saja berubah jadi permanen.

Nama bintang 30 tahun telah tak diperhitungkan lagi di Manchester United. Ia tak masuk di dalam skema Ole Gunnar Solskjaer kompetisi musim ini. Maka dari ini dia mengambil keputusan gabung Liga Italia.

Demi pergi dari Setan Merah, Alexis mau menurunkan upahnya. Apabila sepanjang di Old Trafford dia mendapat gaji senilai 500 000 poundsterling perpekan, di Inter ia cuma bakal mendapat 250 000 € perpekan.

Keputusan mantan bintang Barcelona memilih, I Nerazzuri lumayan beralasan. Di sana ia bakal balik lagi bergabung dengan temannya di United, Romelu Lukaku, yang telah terlebih dahulu gabung.

Bukanlah hanya ini saja, turnamen Serie A bukan turnamen baru buat bintang tim nasional Cile. Namanya mulai mencuat semenjak membela Udinese pada 2006 silam. mengoleksi 112 performa dengan raihan 21 goal, dia lantas direkrut Barcelona pada 2011 sampai pada akhirnya berjersey Arsenal dan United.

Remaja 16 Tahun Bayern Munich Diburu Chelsea

Wonderkid punya Bayern Munich yang tengah berumur enam belas tahun, Torben Rhein dikatakan sedang diburu oleh tim Liga Inggris, Chelsea, Kamis (1/8).

Chelsea memiliki rencana mendatangkan Rhein apabila sanksi hukuman larangan transfer telah usai. Menurut dilansir football5star. com dari SPORT1, pada Januari 2020 Chelsea telah diperkenankan tandatangani bintang baru.

The Blues memang memperoleh suspensi dari FIFA sebab melakukan pelanggaran pembelian bintang asing dibawah umur 18 tahun. Karena dari pelanggaran ini, tim asuhan Frank Lampard tidak diperbolehkan rekrut bintang baru di 2 jendela transfer.

Dewan manajemen Chelsea sendiri pernah memberikan banding tentang kasus ini. Tapi di dalam pengadilan banding, FIFA masih menghukum Chelsea sebab pelanggaran itu.

Torben Rhein memang dikatakan menjadi salah 1 pemain berposisi gelandang serang potensial yang banyak diburu sejumlah klub elit Eropa. Kesepakatan kontraknya bareng Bayern Munich sendiri bakal usai pada 2021 nanti.

Secara performa, Rhein memang perlihatkan grafik perkembangan. Berlaga bareng kesebelasan Bayern U-17, Rhein pada musim kemarin berhasil menyarangkan 12 goal dan empat assist dari 26 performa.

Sarri Sebal dengan Cedera yang Diderita Loftus-Cheek

Sarri Sebal dengan Cedera yang Diderita Loftus-Cheek

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, di pinggir gelanggang nampak sebal kala gelandang andalannya Ruben Loftus-Cheek dihantam cedera kala melakoni laga amal vs New England pada Rabu (15/5/2019) masa setempat.

Ruben Loftus-Cheek di dalam banyak laga terbaru memainkan peranan yang lumayan vital. Loftus-Cheek diharuskan diganti akibat cedera engkel yang diderita kala laga masuk ke menit ke-60. Pertandingan melawan New England selesai 3-0 untuk Chelsea.

Menyaksikan Loftus-Cheek dihantam cedera, Sarri lalu memperlihatkan ketidakpuasannya. Sarri tertangkap kamera mengambil mantel dan melemparkannya menuju pinggir gelanggang. Asisten pelatih, Gianfranco Zola, yang duduk disebelah Sarri lalu mengambil mantel yang dilemparkan itu.

Kemurkaan yang diperlihatkan Sarri lumayan beralasan. Pasalnya, Chelsea bakal melakoni pertandingan krusial melawan Arsenal di final Liga Europa. Jelas, tanpa Loftus-Cheek bakal menggangu dan memiliki pengaruh di dalam memburu satu-satu piala yang masih bisa didapat tim bimbingan Maurizio Sarri.

Pada wartawan, Sarri mengatakan ketidakpuasannya atas digelarnya laga itu yang saatnya berdekatan dengan laga pamungkas Liga Europa. “Sayangnya kami mesti pergi menuju Amerika Serikat. Namun, kami punya sepuluh hari untuk mempersiapkan laga pamungkas dan kami mesti memulihkan energi. ”

“Kami pergi menuju sana untuk sebab yang bagus. Namun, sebagai juru tak-tik, pastinya, aku cukup panik sebab aku paham betul jika skuat saat ini butuh istirahat. Jadi ini bukanlah cara paling baik untuk mempersiapkan laga pamungkas, aku kira. ” jelas Maurizio Sarri.

Setelah Di Francesco, AS Roma Segera Ditinggal Monchi

Setelah Di Francesco, AS Roma Segera Ditinggal Monchi

Badai masalah di AS Roma belumlah berakhir. Usai mendepak juru tak-tik Eusebio Di Francesco, tim ibukota Italia itu mungkin bakal ditinggalkan Direktur Olahraga tim, Luis Monchi.

Tempat Monchi sekarang tengah ada pada akhir tanduk. Dia disebut jadi biang keladi soal Roma kampanye musim ini. Penyebabnya tentu saja taktik transfer yang tak akurat.

Meski memperoleh beberapa bintang baru, penampilan tim yang dijuluki I Giallorosi itu jauh dari tutur sempurna. Bintang-bintang anyar tidak berhasil menambal keberangkatan pemain mereka seperti Radja Nainggolan, Kevin Strootman, dan Alisson Becker.

Masalah itu juga yang menimbulkan tempat Monchi terancam. Meski tengah terikat kesepakatan kontrak sampai 2021 nanti, tidak sedikit yang menduga lelaki dari Spanyol itu segera pergi.

Corriere dello Sport serta Tuttomercaroweb melaporkan sang direktur akan memutus kesepakatan kontraknya dengan Roma dalam waktu dekat. Laporan itu seiring dengan minat Arsenal yang perlu pengganti Sven Mislintat yang pindah Januari lalu.

Mantan direktur Sevilla itu makin tak betah di ibukota Italia sehabis ia memperoleh makian dari suporter setibanya di bandara Roma. Mereka sebal dengan hasil negatif kesebelasan kesayangannya dari Liga Champions sehabis digagalkan tim Portugal, FC Porto.

Sementara itu, teka-teki keberangkatan Monchi makin jelas terasa. Hal itu setidak-tidaknya nampak saat ia ogah menghadiri konferensi pers sebelum serta sesudah laga Porto berjalan. Apa yang ia kerjakan itu jelas berbanding terbalik dengan yang dikerjakan selama ini.