Ferguson: Jasa Eric Harrison untuk Sepakbola Amat Besar

Manchester United baru kehilangan juru tak-tik legendaris team belianya, Eric Harrison, yang meninggal dunia pada Kamis (14/2). Kehilangan seorang yang berjasa di dalam melahirkan talenta-talenta dahsyat membuat eks juru tak-tik legendaris, Sir Alex Ferguson, merasa sedih.

Harrison meninggal pada usia 81 tahun lantaran mengidap penyakit gangguan otak. Sepanjang kariernya di kesebelasan muda MU, dia terkenal sebagai orang yang berjasa mencetak Class of 92 yang berisikan para pemain spektakuler semacam Gary serta Phill Neville, David Beckham, Paul Scholes, Nicky Butt, Ryan Giggs, serta lain.

Meski begitu Ferguson memandang kesukesan Eric Harrison bukanlah cuma buat United saja, namun sekaligus dunia sepakbola. Dia menyatakan koleganya ini orang yang amat ahli membentuk karakter bintang pada usia muda.

“Kontribusi Eric bukanlah cuma buat Manchester United saja, namun sekaligus sepakbola. Ia orang yang mengagumkan. Saat aku tiba menjadi pelatih aku amat mujur punya Eric di staf kepelatihan kesebelasan muda, ” tutur Ferguson sebagaimana ditulis website resmi MU, Kamis (14/2).

“Jadi aku dapat melihat job yang ia kerjakan serta ini tak cuma berlaku guna Class of 92 saja namun sekaligus seluruh wonderkid. Ia membuat karakter serta determinasi mereka pada usia muda serta mempersiapkan mereka kala professional, ” dia melanjutkan.

Di balik jasa heroiknya membentuk karakter David Beckham dkk, Harrison tersohor sebagai seorang yang humoris. Ferguson juga tidak jarang menghabiskan waktu bareng lelaki Inggris ini.

“Secara personal, ia memiliki selera humor yang amat lantang serta aku amat menyukai ini di dalam dirinya, ” pungkas juru tak-tik yang akrab disapa Fergie itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© JASA SEORANG BLOGGER
CyberChimps