Wisata ke Pulau Enggano

Barang kali sudah tak asing lagi teruntuk sejumlah rakyat yang ada disekitar kawasan Sumatera terutama di Propinsi Bengkulu. Pulau tersebut ialah pulau paling luar yang mempunyai potensi alam atau keuangan yang masih banyak, sehingga segenap traveler penggila keelokan alam, umumnya datang ke pulau itu.

Pulau Enggano merupakan salah satu pulau terluar dalam kepulauan Nusantara. Menjauh terhadap garis collar menuju selatan sepanjang 586 km. Dgn luasan datar 36.570,14 Ha, lurus Sepanjang 27.70 kilometer dr arah barat laut kearah tenggara maupun di Teluk Berhau menuju Tanjung Kohoubi. Terbentang 13.97 kilometer di timur laut kearah barat daya ataupun dari Pelabuhan Malakoni hingga Tanjung Kioyo. Dipisahkan oleh Samudera Hindia dengan pulau Sumatera. Berkisar 172 kilo dari Kota Bengkulu, 122 km dr Kota Manna, 131 kilometer di Kota Bintuhan dan 512 km daripada Ibukota Indonesia Jakarta.

Tujuan plus Sarana

Letak dari pulau ini terletak di kabupaten Bengkulu Utara, kecamatan Enggano, Bengkulu. Lokasinya ada di arah barat daya kota Bengkulu. Utk berwisata pulau ini sering terbilang tidak mudah lantaran ferry mencapai pulau tadi tak dilaksanakan tiap saat, lalu biasanya cuma dilakukan dua atau tiga kali dalam seminggu. Masalah ini disebabkan penyebranganya berdasarkan situasi cuaca serta Gelombang yng, umumnya merasakan cuaca tak bersahabat disekitar lautan Bengkulu.

Buat ke pulau tersebut, kalian semua harus kearah pelabuhan pulau baai yg bertempat dekat di pusat kota ‘n selama lebih kurang 15 mnt dr Bandara Fatmawati dgn kendaraan bermotor. Di sandaran kapal pulau baai, wisatawan boleh mempergunakan kapal yang melakukan perjalanan ke pulau itu diantaranya KMP Raja Enggano dan KMP Perintis, bedanya apabila pewisata memakai KMP Raja Enggano, pelancong dapat tiba di pelabuhan Kahyapu Enggano, sedangkan KMP Perintis akan Sampai di pelabuhan Malakoni Enggano. Penyebrangan bakal memakan proses sekitar 14-18 jam, bergantung dr keadaan cuaca disaat penyebrangan.

Untuk fasilitas hotel, kelihatan tidak terdapat yang memadai, so kita bisa menemui kepala perkampungan serta kepala adat di lokasi setempat untuk mendapatkan tempat tinggal. Jangan khawatir, karena penduduk di pulau ini tergolong ramah kepada para pendatang. Untuk makanan juga cukup mudah, karena biasanya tuan rumah di rumah tempat anda menumpang, biasanya menyediakan makanan untuk anda, maka dari itulah penduduk sini merupakan warga yang sangat ramah dan welcome pada para wisatawan. Sedangkan untuk angkutan, anda hanya bisa menemukan mobil truk atau sebuah bus. Sayangnya, angkutan ini hanya beroperasi pada hari-hari ketika kapal datang.

Rekreasi

Julukan Enggano itu, diambil berdasarkan kosakata portugis mengandung arti ‘marah’, keadaan tadi dikenal yang berasal dari info seorang berkebangsaan Portugis Cornelis de Houtman yang datang di dalam pulau ini pd th 1596. Kini, Pulau Enggano ditempati oleh 3000 masyarakat yng, terdiri dalam 6 macam desa adalah desa Kahyapu, Kaana, Apoho, Meok, Malakoni plus Banjarsari. Pulau ini plus memiliki 3 macam pulau kecil lain lain yaitu Pulau Dua, Pulau Merbau dan Pulau Bangkai, sehingga lebar semuanya dengan pulau mini lainnya ialah 443 kilometer persegi.

Pulau itu dikenal dgn perolehan perairan ‘n pemandangan alam yg jarang terjamah oleh bermacam konstruksi. Sehingga, keadaan yang dapat kita rasakan betul-betul terasa alami. Disekitar pulau tadi wisatawan bisa mendapati pantai yg kaya akan penghasilan laut misalnya ikan hias yng, agak eksotis dan juga hewan-hewan perairan lain lain misalnya kepiting ‘n biota bercangkang lain yng, acap terlihat berjalan di bibir pantai. Di dalam lautpun wisatawan masih pasti menyaksikan sebagian spesies laut ini karena kondisi air yng, jernih. Pantai ini disebut sebagai pantai humo.

Tak cuma makhluk laut ini, bentangan pasir putih yg tak kasar jua bakal menjadikan kita terbius dgn pesona alamnya. Karang-karang yng, mengemas pantaipun kerap difungsikan sebagai tempat memancing bagi pelancong yang hobi mancing, sebab tempat dari karang itu umumnya jadi tempat tinggal sebagian ikan. Untuk anda yg mau menyelami pesona bawah laut, kita jg tidak usah takut. Mengingat panorama yg disediakan dari kecantikan bawah laut Pulau Enggano tersebut tdk kalah dibanding tempat-tempat lain.

Tak puas pada laut, bakal dapat lg keindahan di bagian daratan yang mana difungsikan lokasi cagar alam, salah satunya yaitu Taman Burung Gunung Nanua. Situasi ini dikarenakan adanya rumpun burung endemik yang amat jarang, yaitu burung kacamata ‘n burung celepuk.

Kondisi tersebut tak menandakan kita mesti pergi area itu tuk mendapatkan 2 jenis langka ini, kadang kalian bisa menemui mereka beriringan lalu bertengger di lokasi perkebunan masyarakat serta ke wilayah tempat tinggal. Burung-burung migran juga, kerap hinggap di pulau ini, khususnya di dalam pohon ara yg sebagian besar hidup di Pulau Enggano.

Di beberapa titik disekitar pantai jg ditumbuhi hutan bakau yg agak lebat, jadi dapat menahan abrasi air laut di pulau tersebut. Selain hutan bakau, wisatawan juga bisa menjumpai hutan lebat lainnya, ataupun tuk anda yng, hobby berburu, wisatawan boleh merealisasikan hobi pewisata itu di hutan buru gunung nanua yang memiliki luas 10000 Ha. Disana kalian bisa berburu babi hutan, kerbau serta sapi liar. Hal menakjubkan yang lain yang berada di pulau ini, diperkirakan dahulunya memiliki informasi history yng, cukup lengkap, dikarenakan ditemukannya benteng kuno yg didirikan di desa Malakoni serta desa Apoho.

Kendati di Pulau Enggano tdk terdapat daerah yg dicadangkan buat Hutan Wisata Alam. Sayangnya potensi Pulau Enggano sebagai tempat wisata harus mendapat acungkan jempol. Utk menyatakannya pasti dengan menelusuri secara sekarang juga. Mengitari Pulau Enggano salah satu aktivitas yng, menyenangkan sekaligus menggembirakan. Dapat dilewati melalui lintasan perairan yakni naik perahu bermesin tempel, tetapi bisa pula dengan berjalan kaki. Rute rekreasi dengan menggunakan sampan baik dilakukan jika kondisi laut pasang. Namun kebalikannya, rute perjalanan melalui menggoes sepeda bakal begitu leluasa dijalankan bila situasi permukaan laut surut.

Semua sisi pulau Enggano memiliki keunikan dan menyediakan sisi panorama tersendiri. Untuk itu, akan beraneka sekali aktivitas yg kerap dijalani yang sudah tentu dapat mencukupi memory kecantikan yg terdapat di dalam benak kalangan yg menyukai aspek petualangan.

berikut ini potensi di Pulau Enggano yang selama ini tdk tereksplorasi secara bagus :

Memperhatikan buaya

Tidak susah dalam nyari area buaya di Pulau Enggano. Pasti di semua muara kuala/sungai di ditempati dengan buaya. Beratnya bervariasi, sejak dr anakan sampai dengan berukuran sangat besar. Dari Keterangan nelayan setempat yg sudah menemui di Muara Berhau, besarnya lebih dari sampan yng, bermuatan 1.6 Ton (panjang kurang lebih 7-8 meters), so boleh dibayangkan kapasitas buaya yang dideskripsikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.